Pantai Plengkung (G-Land)
Pantai Plengkung atau G-Land sebagaimana turis mancanegara menyebutnya sebagai surga tersembunyi di Banyuwangi. Pernah mendengar tentang G-Land? Kalau tidak, nama G-Land tidak apa-apa karena jarang disebut-sebut di media atau diperbincangkan oleh orang awam. Namun bagi yang gemar surfing, nama G-Land di Banyuwangi pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda. Ya, G-Land yang juga dikenal sebagai Pantai Plengkung oleh masyarakat setempat merupakan salah satu dari 7 tempat surfing terbaik di dunia. Peselancar kelas dunia menganggap G-Land sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Selancar. Lokasi G-Land yang menghadap Samudera Hindia menciptakan ombak yang sempurna bagi para peselancar.
G-Land menawarkan ombak besar dan panjang yang selalu diimpikan para peselancar. Ketinggian ombak di pantai ini mencapai 6-8 meter, dan panjangnya mencapai 2 km. Tidak heran! Tak heran G-Land terpilih menjadi tuan rumah Quicksilver Pro International Surfing Championships pada tahun 1995, 1996, dan 1997.
situs Jland
Di mana Pantai Plengkung atau G-Land? Ternyata G-Land terletak di Taman Nasional Alas Boro. Situs ini mungkin lebih sulit diakses daripada situs wisata populer lainnya. Jika Anda menggunakan kendaraan umum dari Banyuwangi, naik bus ke Kalipahit (sekitar 60 km) dan dilanjutkan dengan ojek ke Pasar Anyar (4 km). Dari sana Anda bisa pergi ke Pos Pankur, yang berjarak 15 km dengan mobil van. G-Land hanya berjarak 8 km dari pos Pancur. Alternatif lain adalah dengan menggunakan mobil pribadi, menyewa mobil atau menggunakan helikopter. G-land sudah memiliki helipad.
Meski butuh perjuangan untuk mencapai G-Land, fasilitas yang ada di G-Land sudah cukup luas. Anda akan menemukan fasilitas kecil lainnya seperti bar, restoran, bungalow, berkemah di hutan, dan persewaan papan selancar. Namun jangan heran jika harganya dalam dollar, karena sebagian besar yang menggunakan fasilitas di atas adalah wisatawan mancanegara.
Label G-Tierra:
Beberapa dari Anda mungkin bertanya-tanya mengapa Pantai Plengkung disebut G-Land. Jawabannya adalah 3. Awalnya, huruf G diambil dari nama Teluk Gracagan. Yang kedua berasal dari kata Verde karena letaknya di pinggir hutan hujan yang hijau, dan yang ketiga dari kata Big karena ombaknya yang sangat besar dan panjang. Nama G-Land sepertinya lebih disukai wisatawan mancanegara yang mendominasi atraksi di sini.
Waktu terbaik untuk mengunjungi G-Land bagi para peselancar di Banyuwangi adalah pada bulan Juli hingga September. Selama bulan-bulan ini, musim kemarau dan tidak banyak hujan. Selain itu, rantai G-Land juga sangat bagus. Ombak di pantai ini terbagi menjadi 3 level, yaitu Kong Waves (tinggi ombak mencapai 6-8 meter), Speedys Waves (5-6 meter) dan Multi Track Waves (3-4 meter). Ombak level akhir (multiple lead) biasanya digunakan oleh para peselancar pemula untuk meningkatkan skill mereka.
Fasilitas wisata G-Land
G-Land bukan hanya tentang berselancar. Ada banyak hal wisata lain yang bisa dinikmati di sini. Masih banyak pantai eksotis Indonesia yang bisa dinikmati. Anda akan dapat menikmati pemandangan Taman Nasional Alas Borough yang spektakuler serta beragam habitat yang hidup di sini. Pemandangan panti asuhan G-Land juga tidak kalah menarik. Momen sunset di pantai ini tak kalah magisnya dengan pantai-pantai di Bali. Momen ini juga menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh wisatawan.
Banyak kegiatan menarik juga bisa dilakukan di G-Land. Anda dapat menjelajahi seluruh taman nasional dengan bersepeda, snorkeling, menyelam, menjelajahi gua, atau sekadar memancing. Tanaman penangkaran penyu juga bisa dilihat di sana. G-Land juga menjadi destinasi yang cocok bagi para pecinta fotografi karena alamnya yang indah.
Bagi penggila gua yang suka menjelajahi gua, Taman Nasional Alas Borough menawarkan banyak gua yang indah. Salah satu yang paling terkenal adalah Goa Istana yang penuh dengan stalaktit dan stalagmit yang indah.
Sayangnya, saat ini G-Land hanya populer di kalangan peselancar dan petualang mancanegara dari Amerika, Australia, dan Brazil. Sementara itu, wisatawan domestik Indonesia yang tertarik dengan tempat ini masih sangat sedikit.
file PDF







0 Response to "Pantai Plengkung (G-Land)"
Posting Komentar