Pegunungan Mekongga
Gunung Mekong adalah puncak tertinggi Pegunungan Mekong dan terletak di sisi utara pemerintahan Kolak di tenggara provinsi Sulawesi. Wilayah pegunungan ini disebut Verbeckgebirge, yang puncaknya terdiri dari bebatuan karst di dataran tinggi. Dengan puncak tertingginya di 2.790 mdpl, gunung ini merupakan gunung tertinggi di tenggara provinsi Sulawesi.
Secara geologis, kawasan pegunungan ini terbentuk dari atol yang terangkat beberapa ratus juta tahun lalu. Fenomena ini kemudian menyebabkan munculnya spesies flora dan fauna unik yang kemudian menjadi biota endemik yang hanya terdapat di kawasan ini.
Pegunungan Mekong juga ideal untuk hiking. Titik awal pendakian adalah Desa Suralaka, Desa Rantebaru di Kecamatan Ranteangin yang berjarak sekitar empat jam perjalanan dari kota Kolaka dengan kendaraan roda empat.
Selama pendakian menuju puncak yang memakan waktu 5-6 hari, pendaki menikmati suasana hutan hujan yang jarang dijamah manusia, kicauan burung yang merdu di pertemuan pertemuan sungai Masembo dan Tinokari. Anda juga bisa bertemu Anoa.
kisah
Nama Mekong berasal dari cerita rakyat setempat, yang menceritakan tentang pertarungan antara penunggang kuda dan elang. Menurut legenda, puncak gunung ini dulunya dihuni oleh seekor burung Kongo berukuran besar. Warga sering resah, karena burung tersebut kerap membuat onar dan mengganggu kehidupan masyarakat. Di sini muncul seorang bangsawan pemberani yang berhasil membunuh seekor burung besar. Sebagai hadiah, raja setempat menikahkan putrinya dengan seorang bangsawan. Dan untuk memperingati jasa besar ini, daerah ini disebut Mekong.
jalur pendakian
Pendakian dari tiang pendakian terakhir ke puncak Mekong memakan waktu sekitar 5 hari. Destinasi terakhir pendakian adalah Desa Tinukari, desa pendakian terakhir yang secara administratif terletak di Kecamatan Rante Angin, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Stasiun berikutnya adalah "Lager 1" di ketinggian 480 m dpl. Meski disebut kamp, tidak ada tempat di Jawa yang lebih baik dari gunung. Semuanya tetap alami.
"Camp 2" terletak di ketinggian 1380 m dpl. Itu menanjak dari pinggir jalan dan ada banyak tanda tenda. Di sepanjang jalan kami menjumpai banyak air terjun kecil. Vegetasi dominan terdiri dari pohon-pohon yang ditutupi lumut. Ini karena daerah tersebut sangat lembab. Kantong semar dan berbagai jenis anggrek mudah ditemukan.
Pemberhentian terdekat adalah "Musera-shera". Menurut kepercayaan Mekong, tempat ini dianggap sebagai pusat kerajaan jin untuk wilayah Kolaka bagian utara. Dari Mussera Sher, rute menjadi lebih menantang karena Anda harus memanjat bebatuan dan mendaki tanpa henti hingga mencapai Camp 3.


0 Response to "Pegunungan Mekongga"
Posting Komentar